[CERPEN] KALA ITU (5) || COKELAT PANAS

KALA ITU (6)
KALA ITU
Oleh: Cokelat panas

Ingat tidak kenapa pada akhirnya aku memanggilmu Yayan bukan nama Iyan ketika kamu memperkenalkan dirimu?

Kala itu tepat satu tahun kita kenal. Satu tahun pula kamu mengejarku, kamu berusaha terus untuk menemuiku.

"Ris?" Yayan memanggilku ketika aku dan dirinya tengah melangkahkan kaki menuju gerbang sekolah. Jam pelajaran sudah usai lima menit lalu.

Aku tak menjawab panggilannya, walau pun sudah satu tahun kenal tapi justru Yayan lah yang mengenalku lebih banyak. Karena aku tidak pernah berani untuk memulai pembicaraan.

"Risss..." panggilnya lagi dengan nada panjang di akhir. Karena aku masih belum menjawab panggilannya, tiba-tiba ia menjawil daguku.

"Ish--" aku melengos, "Raihan!" Sungutku kesal.

"Kok Raihan si Ris? Iyan aja," selanya cepat. Sebenarnya sudah lama ia selalu menyuruhku memanggil dirinya 'Iyan' tapi aku selalu enggan karena aku lebih suka memanggil nama aslinya.

"Emang kenapa? Aku sukanya panggil Raihan, bagus tau." Suaraku mendadak menciut di akhir kalimat.

"Apa?" Yayan memiringkan kepalanya menatapku.

Buru-buru kutepis wajahnya agar menjauh dari wajahku. "Apa sih Raihan? Raihan! Raihan! Wlekk.." aku mengejeknya, terus-terusan menyebut nama aslinya. Jujur, aku tidak tahu kenapa Yayan lebih suka orang lain memanggilnya Iyan kala itu. "Ya udah enggak Raihan deh," ucapku akhirnya. Ekspresi Yayan yang sebelumnya cemberut kini berubah sumringah.

Ia hanyak menaikkan kedua alisnya seakan tengah bertanya "apa?"

Kulirik dirinya jahil. "Gimana kalo Yayan?" Usulku pada akhirnya. Entah kenapa aku suka saja dengan nama Yayan. Riris dan Yayan--eh?

"Boleh," jawab Yayan semangat sambil mencubit hidungku.

.
.
.

Comments

Popular posts from this blog

[CERBUNG] SOAL RINDU Part 1 || COKELAT PANAS

[CERPEN] KALA ITU Part 9 || COKELAT PANAS