[PODCAST] 8 Bincang-Bincang Versi Paragraf || Selamat Jalan Ibu Guru

Masih teringat jelas ketika beliau mengajar di dalam kelas. Wajahnya yang putih, awet muda nan cantik dengan kacamata yang bertengger di hidungnya. Beliau satu-satunya guru yang mengenalku sebagai muridnya sekali pun kami bertemu di luar area sekolah.

Setiap kali berjumpa dan berjabat tangan, beliau selalu tersenyum dan menyebut namaku untuk memastikan apakah benar jika itu diriku, murid yang pernah beliau didik di kelas.

Seingatku beliau guru PPKN, ibu guru yang selalu ramah dan menampilkan senyum manisnya kepada semua muridnya.

Wajahnya yang awet muda membuatku seakan tidak percaya dengan kepergiaannya yang mendadak malam ini.

Ketika diriku baru saja pulang dari tempat kerja, seperti biasa aku selalu melewati rumah beliau ketika memasuki gang desa. Tapi malam tadi ada yang berbeda, dari jarak 15 meter kulihat kerumunan di tengah jalan. "Ada apa?" Pikirku tadi. Kuhentikan motorku dan menatap ke depan seksama. Tidak lama beberapa orang melambai untuk memintaku putar balik dan di waktu yang bersamaan kulihat rambu tanda di larang lewat berdiri di tengah-tengah mereka. "Ah, baiklah." Aku pun putar balik mencari jalan lain.

Aku tahu jika yang ramai-ramai tadi berada di depan rumah beliau. Tapi aku tidak terpikir sama sekali jika beliau-lah yang berada pada berita lelayu di grup WhatsApp-ku. Tubuhku langsung lungkrah, lemas jatuh ke lantai. Aku benar-benar tidak terpikir sampai sana jika guru cantik awet muda seperti dirimu, Bu, bisa pergi secepat dan mendadak seperti ini.

Selamat jalan Bu. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah. Semoga jasa terbaik yang beliau kerjakan di dunia menjadi pahala mulia di sisi-Nya. Aamiin...

Terima kasih Bu, atas semua pengajaran yang engkau ajarkan pada kami, murid didikmu. Terima kasih sudah mengenalku sebagai murid didikmu, Bu, walau pun aku bukan murid kesayangan tapi engkau dengan rendah hati mengingatku sebagai muridmu. Sekali lagi terima kasih Ibu Guru...

.

Nikmati podcast paragraf setiap Sabtu dan Minggu. Selamat Sabtu sore, dan duka mendalam membekas. Turu berduka cita🌺

Comments

Popular posts from this blog

[CERBUNG] SOAL RINDU Part 1 || COKELAT PANAS

[CERPEN] KALA ITU Part 9 || COKELAT PANAS

[CERPEN] KALA ITU (5) || COKELAT PANAS